Sistem Basis Data - "WEB 2.0"

Rabu, 05 Maret 2014


Web 2.0
Definisi Web 2.0
Istilah tentang web 2.0 dikeluarkan pada tahun 2004 oleh Dale Dougherty pada sebuah konferensi mengenai aplikasi web. Setelah melalui berbagai pembahasan dan perdebatan akhirnya disepakatilah bahwa web 2.0 bukanlah sebuah hipotesa atau teori atau paradigma ataupun metodologi dalam membangun aplikasi web. Web 2.0 adalah istilah untuk suatu aplikasi web yang berorientasi proses bisinis dan arsitektur layanannya mengedepankan kontribusi dari setiap penggunaannya serta memberikan fitur-fitur yang mempermudah pengguna untuk mempersonalisasi kebutuhannya.

Kelebihan dari Web 2.0
Dalam perkembangannya, aplikasi web yang dibangun dengan menggunakan orientasi web 2.0 ternyata dirasakan mempunyai beberapa nilai positif. Nilai positifnya adalah sebagai berikut :
1.      Web 2.0 berhasil menyajikan sebuah layanan yang komprehensif pada platform apapun. Cukup menggunakan sebuah browser dan melakukan koneksi dengan server maka setiap orang sudah dapat menggunakannya.
2.      Dalam penggunaannya, web 2.0 lebih mudah digunakan karena aplikasinya berjalan secara terpusat di server, pengguna tidak perlu repot lagi untuk memperbaharui aplikasi mereka secara mandiri.
3.      Dalam segi pemrograman, web 2.0 memiliki teknik pemrograman front-end yang relatif ringan hal ini dikarenakan web 2.0 adalah sebuah aplikasi yang berjalan di sebuah browser, sehingga mudah untuk digunakan kembali (reuse).
4.      Kelebihan orientasi web 2.0 dibandingkan dengan web 1.0 (aplikasi yang layanannya hanya berorientasi pada pemenuhan tujuan bisnis) adalah lebih cepat dan lebih mudah mengumpulkan data karena kontributornya berasal dari berbagai sumber, tingkatan dan bidang keahlian.

Kriteria Web 2.0
Biasanya terdapat tiga kriteria yang harus dipenuhi sebuah aplikasi web agar dapat dinilai sebagai aplikasi web 2.0 (Zibriel dan Supangkat, 2008).
1.      Menggunakan SOA (Service Oriented Architecture)
Web 2.0 umunya menggunakan SOA, dalam melaksanakan fungsinya sebagai penyedia layanan. SOA adalah sebuah konsep arsitektur sistem komputer yang membuat  dan  menggunakan  langkah-langkah  proses  bisnis  dalam  bentuk paket layanan. Bentuk paket layanan yang dimaksud oleh SOA untuk berusaha membungkus  kerumitan  yang  terjadi  dari  sudut  pandang  pengguna  sistem. Penggunaan SOA memungkinkan perancang sistem  untuk  menghubungkan berbagai aplikasi yang berlainan jenis tanpa perlu disadari oleh penggunanya. Oleh  karena  itu  implementasi  SOA  biasanya  menggunakan  GUI  (Graphic User  Interface)  untuk  membungkus  cara  kerja  aplikasi  yang  sebenarnya. Karakter  utama  dari  aplikasi  SOA  adalah  layanan  yang  menunggu  secara terus-menerus untuk digunakan.

2.      Menggunakan RIA (Rich Internet Application)
RIA adalah aplikasi web yang dapat memberikan fitur apapun fungsi aplikasi desktop  kepada  para  penggunannya.  Artinya  beberapa  keunggulan  atau kemudahan  pada  saat  menggunakan  aplikasi  yang  berjalan  di  atas  desktop dapat dilakukan juga oleh aplikasi web RIA yang berjalan di suatu server serta diakses  oleh  pengguna  sistem  hanya  dengan  menggunakan  bantuan  sebuah browser. Contoh dari kemudahan aplikasi desktop  yang telah beradaptasi oleh aplikasi  web  RIA  adalah  fitur  drag-and-drop  fitur  shortcut,  fitur  recovery. Pada  umumnya  aplikasi  web  RIA  hanya  mengirimkan  sejumlah  data  yang diperlukan  client  tetapi  tetap  menyimpan  seluruh  data  utama  (seperti  status pengguna) pada sisi  server  aplikasi. Contoh teknologi yang digunakan untuk mewujudkan RIA adalah Flash dan Ajax.

3.      Menggunakan pendekatan Social Web
Kriteria yang terakhir yang sekaligus merupakan daya tarik dari aplikasi  web 2.0 adalah menggunakan pendekatan  social web  dalam memperkaya layanan yang  diberikan.  Dalam  konsep  social  web  setiap  pengguna  aplikasi  web (terdaftar  atau  tidak)  diminta  untuk  saling  berkolaborasi  untuk  menambah, menghapus, menyunting ataupun mengategorikan konten dari sebuah layanan sehingga  kualitas  dan  kegunaan  layanan  benar-benar  ditentukan  oleh kontribusi  dari  setiap  pengguna  layaknya  sebuah  komunitas  dalam  dunia nyata.


PHP dan MySQL
PHP  merupakan  bahasa  pemrograman  untuk  script  web  server-side. Bahasa pemrograman PHP diciptakan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf, seorang pemrogram C yang sangat handal. Semula  PHP hanya digunakan untuk mencatat seberapa  jumlah  pengunjung  pada  hompage-nya.  Rasmus  adalah  salah  seorang pendukung  open  source.  Karen  itulah  ia  mengeluarkan  Personal  Home  Page Tools  versi 1.0 secara gratis atau  freeware  pada tahun 1995. Setelah mempelajari YACC  dan  GNU  Bison,  Rasmus  menambah  kemampuan  pada  PHP  1.0  dan menerbitkan  PHP  2.0  sebagai  pengembangan  dari  PHP  1.0  yang  telah  ada sebelumnya.
PHP 2.0 mampu berhubungan dengan  database  dan dapat diintegrasikan dengan  HTML.  Pada  tahun  1996,  PHP  telah  digunakan  oleh  banyak  website  di dunia.  Sebuah  kelompok  pengembang  software  yang  terdiri  dari  Rasmus,  Zeew Suraski,  Andi  Gutman,  Stig  Bakken,  Shane  Carveo  dan  Jim  Winstead  bekerja selama tujuh bulan untuk melakukan penyempurnaan terhadap PHP 2.0, akhirnya pada  tanggal  6  Juni  1998,  PHP  3.0  resmi  dikeluarkan  ke  dunia  pemrograman. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi  ini  banyak  dipakai  sebab  versi  ini  mampu  dipakai  untuk  membangun aplikasi  web  kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.  PHP  versi  4.2  telah  diterbitkan  pada  tanggal  22  April  2002  dengan  log kelompok  fungsi,  sampai  dengan  versi  4.3.7  tercatat  125  kelompok  fungsi  yang dimiliki oleh PHP. Pada  Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi yang paling mutakhir dari PHP.
PHP memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa sejenisnya, yaitu:
1.      Bahasa  pemrograman  PHP  adalah  sebuah  bahasa  script  yang  tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
2.      Web  Server  yang  mendukung  PHP  dapat  ditemukan  dimana  -  mana  dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
3.      Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis  -  milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
4.      Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa  scripting  yang paling mudah karena referensi yang banyak.
5.      PHP  adalah  bahasa  open  source  yang  dapat  digunakan  di  berbagai  mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara  runtime  melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah sistem.
MySQL (My Structure Query Language) adalah sebuah program pembuat database  yang  bersifat  open  source.  MySQL  sebenarnya  produk  yang  berjalan pada  platform Linux. Karen sifatnya  open source, maka MySQL dapat dijalankan pada  semua  platform  baik  Windows  maupun  Linux.  Selain  itu,  MySQL  juga merupakan  program  pengakses  database  yang  bersifat  jaringan  sehingga  dapat digunakan  untuk  aplikasi  multi  user  (banyak  pengguna).  Saat  ini  database MySQL telah digunakan hampir oleh semua programmer database, apalagi dalam pemrograman web.
Kelebihan  lain  dari  MySQL  adalah  menggunakan  bahasa  Query  standar yang  dimiliki  SQL  (Structure  Query  Language).  SQL  adalah  suatu  bahasa permintaan  yang  terstruktur  yang  telah  distandarkan  untuk  semua  program pengakses database seperti Oracle, Posgres SQL, SQL Server, dan lain-lain.
MySQL sebagai sebuah program penghasil  database, tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sebuah aplikasi lain (interface). MySQL dapat didukung oleh hampir semua program aplikasi baik yang  open source  seperti PHP maupun yang tidak, yang ada pada  platform  Windows  seperti Visual Basic, Delphi, dan lainnya.

Sistem Basis Data - “REKAYASA PERANGKAT LUNAK (PENERIMAAN MAHASISWA BARU)"

Bukan Begitu Bung???

Jumat, 11 November 2011

BELALANG & KUPU-KUPU masuk ke dalam 7 Keajaiban Dunia

Sabtu, 05 November 2011
Kita akhirnya dapat bernafas lega. Karena sekalipun Komodo gagal masuk sebagai keajaiban dunia, namun UNESCO menetapkan hewan khas Indonesia. Yaitu BELALANG & KUPU-KUPU INDONESIA masuk ke dalam 7 Keajaiban Dunia. Hal hi ditetapkan setelah menerima kiriman lagu "POK AME-AME". UNESCO baru tau bahwa BELALANG & KUPU-KUPU INDONESIA ajaib. Karena Siang Makan Nasi, Kalau Malam Minum Susu.

TP Kelompok III Math

Rabu, 02 November 2011
lihat disini

atau download disini