Minggu, 07 November 2010

Mengatasi Lupa Password Windows 7 Dengan Ophcrack


lupa password
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah;
Download software Ophcrack disini.
Setelah itu lalu Ophcrack dibakar sebagai CD bootable disk. CD inilah yang akan digunakan sebagai CD bootable yang akan saya jelaskan penggunaannya dibawah ini.

Inilah langkah-langkah menggunakan Ophcrack;
  1. Restart komputer Anda kemudian atur CD/DVD drive sebagai first boot.
  2. Masukkan Ophcrack Live CD yang baru saja Anda bakar tadi. Ophcrack LiveCD akan segera memulai proses boot, seperti yang ditunjukkan pada langkah berikut ini.lupa password
  3. Anda tidak perlu melakukan apapun pada gambar diatas. Ophcrack LiveCD akan terus secara otomatis dan setelah boot Otomatis dalam beberapa detik akan muncul layar berikut;password lupa
  4. Baris teks diatas adalah rincian perintah sebagai persiapan untuk mengisi program perangkat lunak Ophcrack LiveCD yang akan memulihkan password terenkripsi pada hard drive Anda.lupa password windows
  5. Gambar diatas menunjukka proses boot LiveCD Ophcrack. Mungkin muncul dan menghilang sangat cepat sehingga Anda mungkin susah membacanya. Pesan ini hanya mengkonfirmasi bahwa sebuah partisi dengan informasi password terenkripsi di dalamnya telah ditemukan pada hard drive Anda. Letak password ini pada umumnya dalam C:/Windows/System32/config. Itu adalah berita bagus! Selanjutnya akan muncul jendela seperti berikut; windows password lupa
  6. Layar diatas adalah tampilan penuh dari software Ophcrack LiveCD. Ophcrack akan mencoba recovery  password semua account pengguna yang ditemukan pada komputer Anda. Disinilah proses password cracking berjalan otomatis.
  7. Hal penting di sini adalah silakan amati account yang tercantum di kolom User (kolom 1) dan password yang tercantum di kolom NT Pwd (kolom 6). Jika account user yang Anda cari tidak terdaftar, Ophcrack tidak menemukan account tersebut pada komputer Anda. Jika kolom NT pwd kosong untuk user tertentu, berarti passwordnya belum dipulihkan.
  8. Jika cracking password Ophcrack untuk user sudah bertuliskan [empty], Anda sekarang tahu bahwa Anda dapat login ke account tanpa password sama sekali, dengan asumsi bahwa user account diaktifkan.
  9. Setelah Ophcrack menghapus password account yang Anda maksud, menuliskannya, keluarkan disk Ophcrack LiveCD dari drive optik Anda dan restart komputer Anda. Anda tidak perlu keluar dari perangkat lunak Ophcrack, tidak akan berbahaya bagi komputer Anda untuk merestart sementara program ini berjalan.
Pada langkah berikutnya, seharusnya Anda sudah bisa logon ke Windows tanpa password. Semoga berhasil!. Masalahnya anda belum terpecahkan? Langkah pamungkas adalah install ulang.

Crimping Cable Network

Kamis, 04 November 2010



Udah tau crimping apa belum? Bagi kawan – kawand network pasti udah tau tuh. Tapi ini pelajaran STM ada. Bagi yang belum tahu, Jadi saya share juga disini urutan warnanya plus fungsinya. Soalnya penting banget bagi kalian yang bekerja di jaringan.
Penjelasan gambar warna di atas:
Straight
1. Putih Orange —— 1. Putih Orange
2. Orange —— 2. Orange
3. Putih Hijau —— 3. Putih Hijau
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 6. Hijau
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat
Cross
1. Putih Orange —— 3. Putih Hijau
2. Orange —— 6. Hijau
3. Putih Hijau —— 1. Putih Orange
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 2. Orange
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat
1. EIA/TIA-568A & EIA/TIA-568B merupakan standar internasional pengkabelan dengan jack RJ-45 dan kabel UTP/STP kategori 3, 5, dan 6 (4 twisted pair) yang digunakan dalam teknologi ethernet dan PABX. Dua standar (A & B) digunakan untuk crossover cable. Ujung satu dengan standar A, dan ujung lainnya dengan standar B.
2. Urutan dengan standar EIA/TIA-568A (putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru, orange, putih coklat, coklat) dan EIA/TIA-568B (putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat) biasa digunakan untuk interkoneksi antar hardware maupun antar jaringan. Penggunaan susunan yang lain diperbolehkan, namun harus memenuhi kriteria pada no. 3 dan seterusnya.
3. Pin 1 & 2, dalam ethernet digunakan sebagai Tx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.
4. Pin 3 & 6, dalam ethernet digunakan sebagai Rx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange – orange atau putih hijau – hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.
5. Pin 4 & 5 (dalam wikipedia disebut sebagai “the central two pins”) digunakan untuk membawa sinyal telepon (internet bukan hanya ethernet) atau sinyal suara dalam standar telekomunikasi. Bahkan RJ-11 bisa dimasukkan ke port RJ-45. Untuk keperluan ini, sudah seharusnya jadi 1 pair di tengah (biasanya biru – biru putih)
6. Pin 7 & 8, biasanya digunakan untuk teknologi Power over Ethernet (PoE), yaitu untuk meningkatkan power pada perangkat VOIP, wireless LAN access point, webcam, ethernet hub, komputer, dan perangkat lain yang tidak memungkinkan untuk memberikan suplai power secara terpisah.
Dalam hal ini tentunya pin 7 & 8 harus merupakan 1 pair (biasanya putih coklat – coklat).
Jadi kesimpulannya, susunan warna lain diperbolehkan, asal tiap pair tetap dibedakan penempatan berdasarkan fungsinya agar mendukung penggunaan hardware selain PC dalam jaringan.