Dalam Singgasana Realitas

Senin, 31 Oktober 2011
Kutahu Ibu
Disana dengan doamu engkau ukir pengharapan
Dengan tumitmu yang tlah retak kau berjalan
Berjalan..... berjalan menuju singgasana yang kau sediakan untukku
Untukku....

Ibu.....
Lantunan puisi ini
Membawa pesanku untuk Tuhan....
Memohon restu juang yang tlah lama kusirat
Dengan jiwa dan raga yang btlah lama kau bina
Kukepal semangat ini untuk kebenaran

Kami disini berdiri saling Merangkul
demi satu pengharapan, meniti setiap langkah, berjalan walau tertatih

Maaf untuk setiap hal yang sering membuatmu gusar
Untuk setiap tingkah yang membuatmu marah
Terima kasih untuk doa yang kau lantunkan dalam malammu
Sebelum tidur yang melelapkanmu

Hari ini aku berdiri dalam REALITAS
Niat ini tlah menjadi harga mati
Relakan Anakmu ibu..... relakan untuk misi suci
Riwayatku bersama mu ibu